4 Tanda-tanda Gerakan Murni Tidak Sehat

Ada banyak aliran pemikiran ketika harus menentukan gerakan usus yang normal. Memiliki buang air besar adalah proses alami yang seharusnya mudah dilakukan. Anda tidak perlu memikirkan gerakan usus, atau berusaha memilikinya.

Tapi setiap orang unik, dan akan memiliki skala normalitas mereka sendiri ketika sampai pada gerakan usus. Tapi ada beberapa tanda bahwa pergerakan usus Anda tidak normal, dan harus didiskusikan dengan dokter Anda.

Keempat tanda ini adalah indikator yang perlu Anda diskusikan dengan usus Anda.

1. Frekuensi Rendah – Kebijaksanaan konvensional mengatakan bahwa Anda harus memiliki setidaknya satu buang air besar sehari. Tidak ada aturan mengenai frekuensi buang air besar, tapi jika Anda memiliki kurang dari 3 per minggu, ini bisa menjadi masalah. Anda mungkin menderita sembelit dan harus memeriksa diet Anda. Ingat, semakin sedikit buang air besar yang Anda miliki, semakin banyak sampah yang tertinggal di dalam diri Anda. (Ini termasuk toksin dan penumpukan parasit)

2. Sembelit – Sementara frekuensi gerakan usus halus salah satu tanda sembelit, ada banyak lagi gejala yang mungkin Anda alami. Konstipasi bisa menyebabkan buang air besar Anda menjadi keras dan kering, dan mungkin sulit untuk dilewati. Ini juga akan disertai dengan kembung dan ketidaknyamanan.

Bagaimana Anda bisa menyembuhkan sembelit? Lihatlah diet Anda. Apakah Anda mengkonsumsi cukup serat? Apakah Anda cukup minum air putih? Anda perlu minum air secukupnya (8 gelas per hari), dan hindari kafein (ini menyebabkan dehidrasi).

Konstipasi tidak hanya akan terasa tidak nyaman, ini akan mencegah tubuh melepaskan racun dan parasit yang berada di usus besar dan usus bawah Anda. Pikirkan saja tubuh Anda sebagai mobil. Jika Anda memasang pipa knalpot, mobil Anda akan diblokir dan asapnya tidak bermuara. Tubuhmu sama saja.

3. Diare – Berlawanan dengan sembelit, diare. Diare longgar, buang air besar berair yang terjadi lebih dari 3 kali sehari. Diare terutama disebabkan oleh makan sesuatu yang buruk, tapi juga bisa disebabkan oleh infeksi, virus, dan pengobatan.

Tidak normal memiliki tinja yang longgar, dan tubuh Anda mencoba melepaskan diri dari virus atau kondisi buruk yang menyebabkan diare. Anda harus mencari pengobatan jika diare berlangsung lebih dari 3 hari dan Anda juga mengalami demam, sakit parah, dehidrasi, atau darah di bangku.

4. Perubahan kebiasaan buang air besar – Perubahan mendadak dalam gerakan usus Anda bisa menandakan kelainan. Hal ini dapat mencakup perubahan frekuensi, warna, bentuk, atau konsistensi.

Ada tanda-tanda yang jelas bahwa sinyal perubahan menjadi buruk. Tidak pernah normal kapan saja ada darah di dalam kamu tinja. Mungkin ada banyak alasan mengapa hal ini terjadi, tapi Anda harus memeriksakan diri ke dokter Anda. Bisa jadi kondisi ringan seperti wasir, atau kondisi yang lebih parah seperti kanker usus besar.

Warna yang berbeda memiliki arti yang berbeda ketika sampai pada gerakan usus. Kotoran merah bisa disebabkan oleh wasir, fisura dubur, atau kanker usus besar. Kotoran hitam bisa disebabkan oleh pendarahan internal. Tinja hijau bisa berarti bahwa gerakan usus Anda bergerak terlalu lambat melalui usus besar Anda.

Awasi masing-masing dari 4 tanda-tanda ini dalam gerakan usus Anda. Kolon sehat adalah faktor besar dalam kesehatan Anda sehari-hari. Gerakan usus normal akan menyingkirkan racun dan parasit tubuh Anda, dan membuat Anda tetap berfungsi dengan baik.

Source by Jessie Sanders

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *